Diterbitkan tanggal 27 September 2026 17
BOJONEGORO, 27 AGUSTUS 2026 – Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembangunan Ekonomi menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Wilayah Kerja Bakorwil II Bojonegoro Tahun 2026, Kamis (27/8).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mliwis Putih Bakorwil II Bojonegoro tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan UMKM, sekaligus mendorong peningkatan daya saing dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha di delapan kabupaten/kota wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro.
Rapat dibuka oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Dr. Tri Wahyu Liswati, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan pemangku kepentingan terkait agar pembinaan UMKM dapat berjalan secara terintegrasi.
“Tantangan kita bukan hanya mempertahankan jumlah pelaku usaha, tetapi bagaimana mengubah besarnya potensi UMKM menjadi kekuatan ekonomi yang formal, produktif, berdaya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar pembinaan UMKM memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tri Wahyu.
Menurutnya, wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM. Dengan proporsi penduduk usia produktif yang relatif tinggi, sektor UMKM dapat terus didorong menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.
Dalam forum tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur turut menyampaikan materi Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berbasis Potensi Lokal yang disampaikan oleh Ketua Tim Pengembangan Jaringan dan Kerja Sama Pemasaran, Sri Andayani, SE., MM.
Sri Andayani menjelaskan bahwa pengembangan UMKM perlu diarahkan pada peningkatan kualitas usaha secara menyeluruh, mulai dari legalitas, kapasitas produksi, standardisasi, sertifikasi, branding, digitalisasi hingga akses pasar.
“Pengembangan UMKM perlu diarahkan tidak hanya untuk mempertahankan keberadaan usaha, tetapi juga meningkatkan kualitas, legalitas, kapasitas produksi, standardisasi, sertifikasi, branding, digitalisasi, dan akses pasar. Dengan penguatan pada aspek-aspek tersebut, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas,” jelas Sri Andayani.
Ia juga menekankan pentingnya memperluas peluang pemasaran produk UMKM dari pasar lokal dan regional menuju pasar nasional hingga internasional. Penguatan kualitas dan kemasan produk, pemasaran digital, serta pemetaan UMKM potensial menjadi bagian penting dalam membuka akses pasar yang lebih luas.
“Peluang pasar UMKM harus terus diperluas, tidak berhenti pada pasar lokal dan regional, tetapi juga diarahkan menuju pasar nasional hingga internasional. Karena itu, pemetaan UMKM potensial, peningkatan kualitas dan kemasan produk, penguatan pemasaran digital, serta penghubungan dengan akses pasar perlu dilakukan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya penguatan legalitas dan formalisasi usaha sebagai salah satu pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk memperoleh akses pembiayaan, sertifikasi, kemitraan, pengadaan barang dan jasa, serta pasar yang lebih luas.
Melalui rapat koordinasi dan sinkronisasi ini, Bakorwil II Bojonegoro mendorong agar pengembangan UMKM di delapan kabupaten/kota tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah usaha, tetapi juga pada peningkatan kualitas, produktivitas, daya saing, serta kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang pasar.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM sekaligus menjadikan potensi ekonomi lokal sebagai kekuatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro.
Dapatkan berita lainnya melalui Google News
Jl. Pahlawan Nomor 5 Bojonegoro
(0353) 5254758, 881901
bakorwil2@jatimprov.go.id
http://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id