Bakorwil II Bojonegoro Perkuat Sinkronisasi Kesiapan Sarpras dan Lalu Lintas Jelang Idul Fitri 1447 H

Diterbitkan tanggal 10 Februari 2026 281


Bojonegoro, 10 Februari 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan sarana prasarana transportasi serta kelancaran dan keselamatan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Sarana dan Prasarana menyelenggarakan Rapat Sinkronisasi Persiapan Sarana Prasarana dan Penertiban Lalu Lintas Jalan bagi kabupaten/kota se-wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (10/2) di Kantor Bakorwil II Bojonegoro dengan melibatkan unsur pemerintah provinsi, kabupaten/kota, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.

Rapat dibuka oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro yang menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi momentum mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026. Tradisi mudik yang setiap tahun memicu peningkatan signifikan pergerakan orang dan kendaraan menuntut kesiapan infrastruktur jalan, jembatan, sarana transportasi, serta sistem pengaturan lalu lintas agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Momentum Idul Fitri selalu diikuti peningkatan mobilitas masyarakat. Karena itu, kesiapan sarana prasarana dan penertiban lalu lintas harus dipastikan sejak dini melalui koordinasi yang kuat antarinstansi, sehingga arus mudik dan arus balik dapat berjalan dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kepala Bakorwil dalam sambutannya.

Hadir sebagai narasumber dalam rapat ini AKBP Septa Firmansyah, S.H., S.I.K., M.M., M.H., M.Tr., M.IL selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur serta Dinhassam Ario Kusuma, S.T. selaku Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda Bidang Preservasi I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali. Keduanya menyampaikan paparan terkait kesiapan pengamanan dan penertiban lalu lintas serta kondisi dan penanganan infrastruktur jalan nasional menjelang arus mudik dan balik Lebaran.

AKBP Septa Firmansyah menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum selama periode Lebaran.

“Pengamanan dan penertiban lalu lintas tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi teknis untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta menekan potensi kecelakaan di titik-titik rawan. Kami juga mendorong optimalisasi rekayasa lalu lintas, penempatan personel, serta edukasi kepada masyarakat agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Dinhassam Ario Kusuma menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur jalan menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Upaya preservasi jalan dan jembatan terus kami lakukan, termasuk percepatan penanganan lubang jalan melalui patching serta pemantauan rutin pada ruas-ruas strategis. Kondisi jalan yang mantap dan aman diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik,” jelasnya.

Dalam forum tersebut dibahas sejumlah aspek strategis, antara lain kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan, kondisi sarana prasarana perhubungan darat dan laut, serta pengamanan dan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan bencana. Hasil monitoring menunjukkan masih terdapat sejumlah ruas jalan yang memerlukan penanganan perbaikan, seperti penutupan lubang jalan dan peningkatan penerangan jalan, guna menjamin keselamatan pengguna jalan selama periode mudik Lebaran.

Selain itu, peserta rapat juga membahas perlunya penyiapan jalur alternatif, penempatan rambu lalu lintas, optimalisasi rest area dan posko pelayanan mudik, serta kesiapan peralatan berat untuk antisipasi keadaan darurat seperti kecelakaan dan bencana alam. Koordinasi juga dilakukan dengan kepolisian, dinas perhubungan, balai jalan nasional, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan transportasi.

Rapat sinkronisasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil II Bojonegoro dalam mengintegrasikan langkah pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan instansi vertikal untuk menghadapi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada periode H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Melalui forum ini diharapkan tercipta kesepahaman dan komitmen bersama dalam menyiapkan sarana prasarana yang memadai, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta menghadirkan pelayanan transportasi yang optimal bagi masyarakat. Dengan koordinasi yang solid dan kesiapan infrastruktur yang baik, wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro diharapkan mampu menyambut Idul Fitri 1447 H dengan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Dapatkan berita lainnya melalui Google News

BERITA LAINNYA





Bakorwil Bojonegoro






Lokasi

Kontak

Jl. Pahlawan Nomor 5 Bojonegoro

(0353) 5254758, 881901

bakorwil2@jatimprov.go.id

http://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id



Copyright © 2023. Situs Resmi Badan Koordinasi Wilayah Bojonegoro.