Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Bait Al Karim, Dorong Pemanfaatan Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat

Diterbitkan tanggal 10 Maret 2025 442


Jombang, 10 Maret 2025 – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Masjid Bait Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Peresmian ini diharapkan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang berkontribusi pada pembangunan karakter dan persatuan masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Dr. Agung Subagyo, S.STP, M.Si., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, mantan Bupati Jombang periode 2018-2023 Hj. Munjidah Wahab, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat.

"Kami berharap Masjid Bait Al Karim ini menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat yang menguatkan nilai-nilai kebersamaan serta keimanan," ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif H. Juliono yang membangun masjid ini sebagai wujud bakti kepada orang tuanya. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah adalah bentuk amal jariyah yang akan memberikan manfaat berkelanjutan.

"Masjid ini menjadi bukti bahwa doa dan kebaikan dari anak saleh akan terus mengalir bagi orang tuanya. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua dalam berbuat baik kepada keluarga dan masyarakat," tambahnya.

Bupati Jombang, Warsubi, turut menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana ibadah sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.

"Pembangunan masjid bukan hanya tentang fisiknya, tetapi juga bagaimana kita menghidupkan nilai-nilai keislaman yang akan membawa dampak positif bagi daerah," kata Warsubi.

Sementara itu, H. Juliono, sebagai pendiri masjid, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk penghormatan kepada ayahnya yang telah berpulang.

"Masjid ini dibangun dengan dana pribadi sebesar Rp2,6 miliar, dan kami berharap keberadaannya dapat menjadi ladang pahala bagi almarhum bapak saya serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas," tuturnya.

Dengan diresmikannya Masjid Bait Al Karim, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai pusat aktivitas keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada ibadah, tetapi juga pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

Dapatkan berita lainnya melalui Google News

Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Bait Al Karim, Dorong Pemanfaatan Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Bait Al Karim, Dorong Pemanfaatan Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat

Diterbitkan tanggal 10 Maret 2025 442


Jombang, 10 Maret 2025 – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Masjid Bait Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Peresmian ini diharapkan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang berkontribusi pada pembangunan karakter dan persatuan masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Dr. Agung Subagyo, S.STP, M.Si., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, mantan Bupati Jombang periode 2018-2023 Hj. Munjidah Wahab, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat.

"Kami berharap Masjid Bait Al Karim ini menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat yang menguatkan nilai-nilai kebersamaan serta keimanan," ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif H. Juliono yang membangun masjid ini sebagai wujud bakti kepada orang tuanya. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah adalah bentuk amal jariyah yang akan memberikan manfaat berkelanjutan.

"Masjid ini menjadi bukti bahwa doa dan kebaikan dari anak saleh akan terus mengalir bagi orang tuanya. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua dalam berbuat baik kepada keluarga dan masyarakat," tambahnya.

Bupati Jombang, Warsubi, turut menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana ibadah sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.

"Pembangunan masjid bukan hanya tentang fisiknya, tetapi juga bagaimana kita menghidupkan nilai-nilai keislaman yang akan membawa dampak positif bagi daerah," kata Warsubi.

Sementara itu, H. Juliono, sebagai pendiri masjid, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk penghormatan kepada ayahnya yang telah berpulang.

"Masjid ini dibangun dengan dana pribadi sebesar Rp2,6 miliar, dan kami berharap keberadaannya dapat menjadi ladang pahala bagi almarhum bapak saya serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas," tuturnya.

Dengan diresmikannya Masjid Bait Al Karim, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai pusat aktivitas keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada ibadah, tetapi juga pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

Dapatkan berita lainnya melalui Google News

BERITA LAINNYA



Bakorwil Bojonegoro






Lokasi

Kontak

Jl. Pahlawan Nomor 5 Bojonegoro

(0353) 5254758, 881901

bakorwil2@jatimprov.go.id

http://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id



Copyright © 2023. Situs Resmi Badan Koordinasi Wilayah Bojonegoro.