Diterbitkan tanggal 29 Juli 2026 236
Tuban, 29 Juli 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Tuban, Rabu (29/7). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur ke-10, meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tuban, serta menggelar Pasar Murah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Turut mendampingi Kepala Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Dr. Tri Wahyu Liswati, M.Pd., bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.
Agenda diawali dengan pembukaan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di kawasan Pantai Panduri, Kabupaten Tuban. Festival yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan tersebut menjadi wujud komitmen dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, memperkuat rehabilitasi hutan mangrove, serta mendukung pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah bersama para peserta melakukan penanaman mangrove asosiasi berupa cemara udang dan pandan laut yang sesuai dengan karakteristik pesisir Tuban. Festival juga diramaikan dengan pelepasliaran burung, edukasi pelestarian mangrove, pengobatan gratis bagi masyarakat, pameran perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, fashion show batik pewarna mangrove, hingga penyerahan penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam pelestarian ekosistem mangrove.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Festival Mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Mangrove adalah investasi lingkungan untuk masa depan. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Mari kita niatkan menjaga mangrove sebagai ikhtiar menjaga bumi dan menyumbangkan oksigen bagi Ibu Pertiwi," ujar Gubernur Khofifah.
Usai menghadiri Festival Mangrove, Gubernur Khofifah melanjutkan kunjungan dengan meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tuban di Kelurahan Mondokan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendidikan siap digunakan menjelang operasional sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama, kantin, masjid, hingga fasilitas olahraga.
Gubernur juga berdialog dengan calon peserta didik dan orang tua guna memastikan proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Harapan kita ekosistemnya nanti akan tersupport, dari mulai kepala sekolah, guru-guru, laboratorium, dan semuanya bisa memberikan ruang tumbuh kembang bagi penyiapan proses pendidikan di sini untuk menghasilkan SDM-SDM yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki integritas yang tinggi," tutur Khofifah.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Sekolah Rakyat merupakan implementasi nyata prinsip no one left behind, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan pelaksanaan Pasar Murah di Lapangan Cemara, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga daging ayam dijual dengan harga di bawah harga pasar agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
"Pasar murah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Selain membantu menjaga daya beli, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan," kata Gubernur Khofifah.
Menurutnya, pasar murah tidak hanya berfungsi menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan berbagai mitra strategis.
Melalui rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Tuban, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh berbagai sektor secara terpadu, mulai dari pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. Kehadiran Kepala Bakorwil II Bojonegoro dalam mendampingi Gubernur Jawa Timur juga menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi koordinasi wilayah untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung keberhasilan program-program prioritas di wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro.
Dapatkan berita lainnya melalui Google News
Jl. Pahlawan Nomor 5 Bojonegoro
(0353) 5254758, 881901
bakorwil2@jatimprov.go.id
http://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id