Diterbitkan tanggal 20 Februari 2022 1173
Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa didampingi oleh Perwakilan Pemkab Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Wakapolres Bojonegoro, Kepala Bakorwil Bojonegoro dan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar operasi pasar untuk mengatasi kenaikan harga minyak yang akhir-akhir ini terjadi.
Kegiatan digelar di Halaman Gedung Bakorwil Bojonegoro pada Minggu (20/02/2022).
Dalam sambutannya pada penyerahan zakat produktif, Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah secara rutin menggelar operasi pasar minyak goreng sejak bulan Januari lalu untuk menekan harga minyak goreng di tingkat konsumen.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan harapan tentang zakat produktif ini. Ibu Gubernur berharap agar pembagian zakat ini menjadi bantalan ekonomi bagi penerimanya.
“Saya berharap bahwa ini akan membantu bantalan ekonomi Panjenengan.” Ungkap beliau.
Ibu Khofifah juga mengenalkan program kredit modal usaha dengan bunga yang disubsidi oleh Pemprov Jatim dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 10 juta dan besaran bunga 3% per tahun dari BPR Jawa Timur.
“Kepengenan kita adalah panjenengan pelan-pelan bisa terhindar dari jeratan rentenir.” Kata Ibu Khofifah dalam sambutannya.
Dalam keterangan pers usai penyerahan zakat produktif, Ibu Khofifah mengatakan bahwa produksi minyak goreng di Jawa Timur sebesar 63 ribu ton per bulan sedangkan kebutuhan di provinsi Jawa Timur hanya 59 ribu ton per bulan. Seharusnya masih ada surplus 4 ribu ton per bulan. Namun masih ada kelangkaan di pasar. Jadi ada missing link yang sampai saat ini masih dikoordinasikan di titik mana saja. Untuk itu Pemprov Jatim terus melakukan operasi pasar.
Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa didampingi oleh Perwakilan Pemkab Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Wakapolres Bojonegoro, Kepala Bakorwil Bojonegoro dan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar operasi pasar untuk mengatasi kenaikan harga minyak yang akhir-akhir ini terjadi.
Kegiatan digelar di Halaman Gedung Bakorwil Bojonegoro pada Minggu (20/02/2022).
Dalam sambutannya pada penyerahan zakat produktif, Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah secara rutin menggelar operasi pasar minyak goreng sejak bulan Januari lalu untuk menekan harga minyak goreng di tingkat konsumen.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan harapan tentang zakat produktif ini. Ibu Gubernur berharap agar pembagian zakat ini menjadi bantalan ekonomi bagi penerimanya.
“Saya berharap bahwa ini akan membantu bantalan ekonomi Panjenengan.” Ungkap beliau.
Ibu Khofifah juga mengenalkan program kredit modal usaha dengan bunga yang disubsidi oleh Pemprov Jatim dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 10 juta dan besaran bunga 3% per tahun dari BPR Jawa Timur.
“Kepengenan kita adalah panjenengan pelan-pelan bisa terhindar dari jeratan rentenir.” Kata Ibu Khofifah dalam sambutannya.
Dalam keterangan pers usai penyerahan zakat produktif, Ibu Khofifah mengatakan bahwa produksi minyak goreng di Jawa Timur sebesar 63 ribu ton per bulan sedangkan kebutuhan di provinsi Jawa Timur hanya 59 ribu ton per bulan. Seharusnya masih ada surplus 4 ribu ton per bulan. Namun masih ada kelangkaan di pasar. Jadi ada missing link yang sampai saat ini masih dikoordinasikan di titik mana saja. Untuk itu Pemprov Jatim terus melakukan operasi pasar.
Di lokasi operasi pasar minyak goreng, warga mengantre pembelian minyak goreng dengan harga per liter Rp. 12.500. Namun setiap warga bisa mendapatkan 2 liter minyak goreng seharga Rp. 25.000. Dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk.
Di lokasi operasi pasar minyak goreng, warga mengantre pembelian minyak goreng dengan harga per liter Rp. 12.500. Namun setiap warga bisa mendapatkan 2 liter minyak goreng seharga Rp. 25.000. Dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk.
Dapatkan berita lainnya melalui Google News
Jl. Pahlawan Nomor 5 Bojonegoro
(0353) 5254758, 881901
bakorwil2@jatimprov.go.id
http://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id